Artikel

Pedoman Ekspor Barang ke Luar Negeri yang Harus Diketahui Pemula

Pedoman Ekspor Barang ke Luar Negeri yang Harus Diketahui Pemula

Ingin melebarkan sayap bisnis Anda? Yuk, coba mengekspornya ke luar negeri! Tenang, melalui pedoman ekspor barang ke luar negeri berikut ini akan membantu Anda untuk ekspor barang ke beberapa negara di belahan dunia dengan mudah.

Seperti yang diketahui, menjual barang ke luar negeri pastilah berbeda dengan menjual barang di negeri sendiri. Jika di dalam negeri prosedurnya lebih mudah, sebab tidak melibatkan pihak dari luar negeri, sehingga hal tersebut berbeda jika Anda akan melakukan ekspor ke luar negeri. Di bawah ini ada beberapa hal penting yang harus Anda tahu sebelum mengirimkan barang ke luar negeri. Apa saja?

Pedoman Ekspor Barang ke Luar Negeri yang Harus Diketahui

Ketahui Seluk Beluk Barang yang Akan di Ekspor

Hal pertama yang harus Anda tahu saat akan mengekspor barang adalah mengetahui siapa saja yang akan terlihat dalam kegiatan ekspor tersebut. Selain itu, penting pula untuk memahami dan mengerti tentang barang apa yang akan diekspor, baik dari sisi jenis maupun jumlah. Jangan lupa, ketahui tentang deskripsi barang yang akan diekspor.

Beritahu Barang yang Diekspor ke KPPBC

Pedoman ekspor barang ke luar negeri selanjutnya adalah memberitahu barang yang nantinya akan diekspor ke KPPBC. Penyampaian data PEB, atau Pemberitahuan Ekspor Barang ke luar negeri ke KPPBC ini bisa berupa tulisan atau secara manual dengan data elektronik.

Pahami Pedoman dan Ketentuan Barang Ekspor

Pastinya tiap barang yang akan diekspor memiliki ketentuan sendiri, ada barang yang termasuk dalam kategori barang dilarang, ada pula yang dibatasi. Jadi, tak serta merta Anda ingin ekspor barang lalu langsung saja melakukan kegiatan tersebut. Penting untuk memahami dan mengerti kriteria ketentuan barang yang akan diekspor akan memberikan Anda jaminan bahwa Anda tidak melanggar hukum yang ada kaitannya dengan larangan, maupun pembatasan barang – barang ekspor.

Memahami Pedoman Barang yang Dilarang Ekspor

Seperti yang sudah kami singgung di atas, tak semua barang bisa diekspor ke luar negeri. Ada beberapa jenis barang yang dilarang untuk diekspor, seperti rotan mentah, kayu dalam bentuk log, biji timah dan konsentratnya, pasir silica, bantal trem, dan sisa serta skrap yang diambil dari besi tuang.

Memahami Pedoman Barang yang Dibatasi untuk Diekspor

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui apakah barang yang akan diekspor tersebut termasuk barang yang dibatasi atau tidak? Jika barang masuk dalam kategori ini, maka ketika terjadi kegiatan ekspor harus sudah mengantongi izin khusus yang didapat dari instansi yang berwenang. Tentu saja izin tersebut harus didapatkan sebelum mengajukan PEB.

Memahami Pedoman Barang Bebas Ekspor

Barang bebas ekspor artinya barang tersebut tidak termasuk dalam dua kategori yang sudah kami sebutkan sebelumnya, yakni dilarang juga dibatasi. Kegiatan ekspor barang ini sesuai prosedur normal.

Memahami Adanya Pengenaan Bea Keluar

Maksud dari bea keluar disini adalah pungutan negara sesuai Undang Undang kepabeanan. Meskipun demikian, tidak semua barang bisa dikenakan bea keluar, hanya beberapa saja seperti berikut, kulit, biji kakao, kayu, kelapa sawit, CPO, dan produk mineral hasil pengolahan.

Memanfaatkan Akses Permodalan Terpercaya

Terakhir, apabila dalam proses ekspor barang ke luar negeri Anda terkendala atau membutuhkan tambahan permodalan usaha. Maka disarankan untuk memanfaatkan akses permodalan terpercaya. Saat ini sudah banyak perusahaan yang menyediakan modal untuk para pebisnis dalam pengembangan bisnisnya. Namun demikian, disarankan untuk memilih perusahaan terpercaya yang memberikan akses permodalan yang mudah dan terjangkau.

Seputar pedoman ekspor barang ke luar negeri diatas penting untuk diketahui bagi para pemula. Semoga bermanfaat.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *