Artikel

Panduan Cara Impor Barang dari Luar Negeri yang Mudah | Anti Ribet

Jasa ekspor impor Jakarta

Tak bisa dipungkiri, saat ini bisnis ekspor impor barang dari luar negeri menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Hal tersebut terbukti dari semakin banyaknya entrepreneur muda yang lebih memilih untuk menjalankan bisnis impor barang sebagai sumber penghasilannya.

Bagi pemula, impor barang sepertinya menjadi hal yang sulit dan rumit. Apa Anda salah satu yang juga berpikiran demikian? Eits, tunggu dulu! Mari pahami terlebih dulu cara impor barang berikut ini agar bisnismu berjalan dengan lancar.

Panduan Cara Impor Barang dari Luar Negeri yang Mudah

Memahami Prosedur Impor Barang di Indonesia

Sebelum mulai impor barang dari luar negeri sebaiknya pahami terlebih dulu cara impor yang diberlakukan di Indonesia. Penting bagi Anda untuk memastikan barang yang akan didatangkan sudah mengantongi izin untuk masuk ke Indonesia dan tidak termasuk dalam kategori barang ilegal.

Jika Anda mengabaikan hal ini, bukan tidak mungkin akan menimbulkan masalah dengan pihak bea cukai. Umumnya, produk luar negeri yang tidak lolos akan tertahan, atau justru dibakar. Jika sudah begini pastinya akan sangat merugikan, bukan?

Cara paling mudah impor barang adalah dengan bekerjasama dengan perusahaan penyedia jasa impor yang ada. Namun demikian, pastikan untuk memilih jasa impor yang terpercaya.

Menentukan Sistem Pembayaran

Dalam sebuah bisnis ekspor impor, pastinya ada banya istilah mengenai dasar pembayaran yang harus dilakukan, seperti FOB, FAS, DDP, CIF, CFR dan masih banyak lagi. Dimana istilah tersebut menunjukkan kapan kewajiban biaya dan tanggung jawab pihak supplier berakhir.

Misalnya untuk istilah FOB sendiri, biasanya digunakan ketika biaya pengiriman, asuransi yang akan dibayarkan dan harga barang. Sementara itu untuk CIF lebih mengacu pada kondisi dimana semua biaya akan dibayar sebelum kapal berangkat dari pelabuhan muatan.

Istilah DDP adalah ketika dimana barang akan diserahkan pemasok ke importir di wilayah kewenangan Anda. Ada pula istilah CFR yang merupakan istilah yang digunakan ketika pemasok serahkan barang setelah barang melewati batasan pagar kapal di pelabuhan dengan kondisi sudah mendapatkan izin ekspor.

Terakhir ada FAS yang digunakan ketika pemasok menanggung semua biaya dan resiko pengiriman barang dengan penyerahan di dekat kapal di pelabuhan.

Memilih Jasa Pengiriman

Setidaknya ada tiga cara impor barang yang bisa dipilih, diantaranya lewat darat, laut dan udara. Cara pengiriman barang dari luar negeri ini akan mempengaruhi ekstimasi waktu dan biaya yang harus dibayarkan. Tentunya waktu pengiriman barang dari luar negeri lewat jalur darat dan laut bisa memakan waktu lebih lama dibanding lewat udara.

Oleh karenanya penting untuk mempertimbangkan dengan baik dan bijak jalur pengiriman barang mana yang harus Anda pilih.

Melakukan Asuransi Untuk Barang

Seperti yang kita tahu bahwa ada banyak kejadian barang hilang dan tidak bisa dilacak selama proses impor setelah lepas dari tangan pemasok. Parahnya lagi, banyak pula pemasok yang justru tidak bertanggung jawab setelah barang tidak lagi di tangan mereka. Tentu saja yang demikian akan sangat merugikan.

Anda pastinya tidak menginginkan hal demikian terjadi, bukan? Makanya, cara impor barang paling amannya adalah dengan melakukan asuransi. Pastikan semua tanggung jawab mengenai asuransi tercantum dalam kontrak penjualan barang impor yang dibuat antara importir dan pemasok.

Nah, itu dia panduan cara impor barang dari luar negeri yang mudah dan anti ribet. Semoga bermanfaat dan menginspirasi.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *