Bagaimana Menjadi Eksportir Bidang Perikanan

Ekspor adalah proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain. Proses ini seringkali digunakan oleh perusahaan dengan skala bisnis kecil sampai menengah sebagai strategi utama untuk bersaing di tingkat internasional. Strategi ekspor digunakan karena risiko lebih rendah, modal lebih kecil dan lebih mudah bila dibandingkan dengan strategi lainnya.

Perdagangan Bebas

Adalah Sebuah Konsep Ekonomi Penjualan Produk Antar Negara Tanpa Pajak  Ekspor-Impor atau Hambatan Perdagangan Lainnya. Perdagangan Bebas dapat juga di definisikan sebagai tidak adanya hambatan buatan (Hambatan yang diterapkan pemerintah) dalam perdagangan individual-individual dan perusahaan-perusahaan yang berada di Negara merdeka.

Ketentuan Menjadi Eksportir

Untuk Menjadi sebuah Perusahaan Ekspor harus memenuhi kebutuhan sebagai berikut :

  1. Badan Hukum Dalam Bentuk :
  • CV (Commanditaire Vennotschap)
  • PT (Perseroan Terbatas)
  1. Memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan menjadi PKP (Pengusaha Kena Pajak)
  2. Mempunyai izin yang dikeluarkan oleh pemerintah seperti:
  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dari dinas perdagangan (NON PRODUSEN)
  • Surat Izin Industri dari Dinas Perindustrian (PRODUSEN)
  • Nomor Induk Kepabeanan (NIK)

Persyaratan Perusahan Menjadi Eksportir

Ada 4 Persyaratan yang harus dimiliki Perusahaan untuk bisa melaksanakan kegiatan ekspor.

  • Sarana dan Prasarana tempat pengolahan yang sesuai ketentuan
  • Sumber Daya Manusia
  • Tertib Administrasi
  • Kelayakan Produk

Sarana dan Prasarana Tempat Pengolahan

  • Bangunan tempat pengolahan, Peralatan yang digunakan untuk kegiatan Produksi, Ada beberapa standarisasi atas Sarana dan Prasarana yaitu (SKP dan HCCP)
  • GMP (Good Manufacturing Practice) yaitu cara atau teknik berproduksi yang baik dan benar untuk menghasilkan produk yang benar memenuhi persyaratan mutu dan hasil keamanan pangan.
  • Pengertian Penangan dan Pengolahan

“Penanganan” Perlakuan terhadap ikan dengan tidak merubah karateristik Organoleptik, dan tidak merubah komponen kimiawi akibat perlakuan tersebut.

“Pengolahan” Perlakuan terhadap ikan sehingga berubah bentuk dari segi fisik maupun unsure kimiawi di dalamnya dengan penerapan teknologi (Suhu, Asam/Basa, Garam, dll.)

Dalam Konteks “PROCESSING” Merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Prinsip, Ruang Lingkup, Tujuan, Philosofi

  • “PRINSIP DASAR” Cepat, Cermat, Bersih, Dingin
  • “RUANG LINGKUP” Pra-Panen, Panen, Transportasi/Distribusi, UPI, Distribusi/Pemasaran
  • “TUJUAN” Mendapatkan produk hasil perikanan yang memenuhi persyaratan/standar mutu dan jaminan keamanan pangan.
  • “PHILOSOFI” Hanya dari bahan baku yang bermutu baik, diolah dengan cara dan dilingkungan yang baik, akan mendapatkan produk akhir yang baik (Standar Mutu dan Jaminan Keamanan Pangan)

Kebutuhan Sumber Daya Manusia dengan Beberapa Keahlian

  • PRODUKSI meliputi kemampuan membuat produk dan mengawasi mutu produk.
  • ADMINISTRASI Meliputi kemampuanadministrasi keuangan, akuntansi, Personalia, (HUKUM) dan Perpajakan.
  • MARKETING Meliputi kemampuan menjual produk, bernegosiasi, dengan pembeli dan pengurusan dokumen ekspor

Kelayakan Produk

Seberapa besar produk punya potensi pasar dan diminati pembeli dari luar Negeri, Produk yang selama ini penjualannya bisa masuk di Hotel Hotel, tidak menutup kemungkinan bisa ditawarkan pada pasar luar negeri.

Mencari Pembeli (BUYER)

Pelaku Ekspor bisa menggunakan beberapa cara untuk bisa menawarkan produk dengan menggunakan website yang gratis:

Komunikasi dengan Pembeli

Untuk dapat berkomunikasi dengan pembeli/calon pembeli dapat menggunakan media telekomunikasi lewat sambungan internet:

  • Skype
  • Google talk
  • WhatsApp
  • Line
  • Dll

Dokumen Ekspor

Dokumen Ekspor dibedakan menjadi 2 Sumber

  • INTERNAL
  • Proforma Invoice
  • Commercial Invoice
  • Packing List
  • Beneficiary Certificate
  • Certificate of Product
  • Letter of Guarantee
  • Draft
  • RTE (Rincian Transaksi Ekspor) (Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.13/20/PBI/2011
  • Eksternal
  • Dinas Perikanan (LPPMHP) : Healt Certificate
  • Dinas Perdagangan : SKA (Surat Keterangan Asal atau COO (Certificate Of Origin)
  • Perusahaan pelayaran : Bill of Leading
  • Bea Cukai Pelabuan (Bandara) PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang, NPE (Nota Persetujuan Ekspor)
  • Lembaga lainnya : Asuransi Cover Asuransi (Polis) dan Certificate Of Inspection (BECJERIND0, SUCOFINDO)
Konsultasi Gratis Seputar Ekspor Impor

Comments for this post are closed.