Metode Pembayaran Dalam Proses Ekspor Impor

Beberapa metode pembayaran yang bisa digunakan dalam proses ekspor impor adalah sebagai berikut:

Metode Pembayaran

Metode

Deskripsi

Resiko/Keuntungan

Eksportir

Importir

Advance Payment Cash with order, pembayaran langsung kepada eksportir sebelum barang yang dipesan dikirim Menarik bagi Eksportir karena menerima pembayaran terlebih dahulu
  • Resiko gagal atau terlambatnya pengiriman barang
  • Resiko kualitas dan jumlah barang yang tidak sesuai
Open Account Barang dikirim terlebih dahulu oleh eksportir dan pembayaran dilakukan setelah importir menerima barang tersebut Resiko terlambat pembayaran atau tidak dibayar Menarik bagi Importir karena menerima barang terlebih dahulu
Consignment Pengiriman barang kepada perantara (importir) yang akan menjual barang tersebut kepada final buyer, kepemilikan barang tetap milik eksportir sampai barang tersebut terjual Kemungkinan gagal pembayaran atau pembayaran terlambat, karena barang belum tentu terjual Menguntungkan Importir karena dapat menjual barang tanpa membayar terlebih dahulu
Collection Document againts payment (D/P) Eksportir mengirimkan barang ke port tujuan sedangkan dokumen pengiriman barang dikirimkan ke pihak Bank sebagai perantara. Importir dapat mengambil dokumen tersebut jika sudah melakukan pembayaran melalui Bank, dokumen ini diperlukan importir untuk mengambil barang di port Tidak ada jaminan pembayaran dari Bank kepada Eksportir, karena Bank hanya berperan sebatas pelayanan jasa saja Terdapat resiko barang yang dikirimkan tidak sesuai dengan permintaan
Document againts acceptance (D/A) Hampir sama dengan Document againts payment, perbedaannya adalah metode ini memerlukan akseptasi pembayaran terlebih dahulu oleh importir agar importir dapat menerima dokumen pembayaran dari Bank. Akseptasi pembayaran ini merupakan janji pembayaran pada tanggal tertentu, biasanya 30, 60 atau 90 hari setelah akseptasi Tidak ada jaminan pembayaran dari Bank kepada Eksportir, karena Bank hanya berperan sebatas pelayanan jasa saja Terdapat resiko barang yang dikirimkan tidak sesuai dengan  permintaan
Letter of Credit (L/C) Jaminan yang diterbitkan oleh issuing Bank atas perintah applicant (Buyer) kepada eksportir agar Importir melakukan pembayaran sejumlah tertentu Jaminan pembayaran dari Bank selama dokumen yang dikirimkan sesuai dengan L/C Jaminan memperoleh barang sesuai dengan yang disepakati

sumber : djpen.kemendag.go.id

 

Comments for this post are closed.